Pengertian, Komponen dan Prinsip Penyusunan RPP Lengkap



Pengertian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran



Rencana pelaksanaan pembelajaran atau biasa disingkat RPP adalah seperangkat perencanaan yang dibuat dan disusun oleh guru sebelum mengajar sebagai pegangan guru dalam mengajar di dalam kelas.[1] Sedangkan RPP menurut Standar Proses No. 22 Tahun 2016 adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD).[2] Rencana pelaksanaan pembelajaran dibuat agar memudahkan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran sehingga dapat membantu siswa mencapai kompetensi yang diharapkan.


Komponen RPP

Komponen RPP berdasarkan Standar Proses No. 22 Tahun 2016 adalah sebagai berikut:[3]
  • Identitas Sekolah.
  • Tema/Subtema.
  • Kelas/Semester.
  • Materi Pokok.
  • Alokasi Waktu.
  • Kompetensi Inti.
  • Kompetensi Dasar.
  • Indikator Pencapaian Kompetensi.
  • Tujuan Pembelajaran.
  • Mater Pembelajaran.
  • Alokasi Waktu.
  • Metode Pembelajaran.
  • Media, Alat dan Sumber Pembelajaran
-Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

- Pendahuluan/Kegiatan Awal
- Kegiatan Inti
- Penutup

Penilaian Hasil Pembelajaran

- Jenis/Teknik Penilaian
- Bentuk Instrumen dan Instrumen
- Pedoman Penskoran.[4]

Prinsip Penyusunan RPP


Prinsip Penyusunan RPP berdasarkan Standar Proses No. 22 Tahun 2016 adalah sebagai berikut:[5]
  1. Perbedaan individual peserta didik antara lain kemampuan awal, intelektual, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
  2. Partisipasi aktif peserta didik.
  3. Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian.
  4. Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
  5. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian , penguatan, pengayaan, dan remedi.
  6. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
  7. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
Langkah-Langkah Penyusunan RPP


Langkah-langkah penyusunan RPP menurut Sa’adun, dkk terdiri atas:[6]
Kegiatan Pendahuluan
  • Orientasi
Memusatkan perhatian siswa pada materi yang akan dibelajarkan, dengan cara menunjukkan benda yang menarik, memberikan ilustrasi, menampilkan slide animasi (jika memungkinkan), fenomena alam, denomena sosial, atau lainnya.
  • Apersepsi
Memberikan apersepsi atau pemahaman awala kepada siswa tentang tema dan materi yang akan dipelajari.
  • Motivasi
Guru memberikan gambaran manfaat mempelajari tema yang akan diajarkan untuk membuat siswa tertarik belajar dan bersemangat.
  • Pemberian Acuan
  1. Berkaitan dengan tema yang akan dipelajari.
  2. Acuan dapat berupa penjelasan tema dan materi dari beberapa mata pelajaran.
  3. Pembagian kelompok belajar.
  4. Penjelasan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar (sesuai dengan rencana langkah-langkah pembelajaran).
  5. Kegiatan inti
  • Proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi inti dan kompetensi dasar.
  • Dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik.
  • Menggunakan metode yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan tema, yang dapat meliputi proses:
  1. Mengamati;
  2. Menanya;
  3. Mencoba;
  4. Menalar;
  5. Mengkomunikasikan
  6. Kegiatan Penutup
  • Kegiatan guru membimbing dan mengarahkan siswa untuk membuat rangkuman/kesimpulan.
  • Pemberian tes atau tugas, dan memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran, dapat berupa kegiatan di luar kelas, di rumah atau tugas sebagai bagian remedial/pengayaan.

*NB: Penjelasan tentang pengertian RPP, Komponen RPP, dan Prinsip Penyusunan RPP antara standar proses No. 22 Tahun 2016 dengan Standar proses No. 65 Tahun 2013 sama alias tidak ada perbedaan.



Sumber:

Akbar, Sa’adun dkk, Implementasi Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2016.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kurikulum 2013 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik IndonesiaNo. 22 Tahun 2016.
[1] Sa’adun Akbar,dkk, Implementasi Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2016), hlm. 39.
[2] Permendikbud No. 22/2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, hlm. 6.
[3] Ibid, hlm. 6-7.
[4] Sa’adun Akbar,dkk, Implementasi Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2016), hlm 40.
[5] Ibid, hlm. 7.
[6] Sa’adun Akbar,dkk, Implementasi Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2016), hlm 42-43.

Subscribe to receive free email updates: