Pengertian Motivasi Belajar


Pengertian Motivasi Belajar
Istilah motivasi berpangkal dari kata “motif” yang dapat diartikan sebagai daya penggerak yang ada di dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya tujuan (Khuluqo, 2017: 111). Pengertian dasar motivasi ialah keadaan organisme, baik manusia ataupun hewan yang mendorongnya untuk berbuat sesuatu (Syah, 2005: 136). 
Motivasi adalah dorongan dasar yang menggerakan seseorang bertingkah laku. Dorongan ini berada pada diri seseorang yang menggerakkan untuk melakukan sesuatu yang sesuai dengan dorongan dalam dirinya. Motivasi juga dapat dikatakan sebagai perbedaan antara dapat melaksanakan dan mau melaksanakan (Uno, 2016: 1). Motivasi adalah suatu pendorong yang mengubah energi dalam diri seseorang ke dalam bentuk aktivitas nyata untuk mencapai tujuan tertentu (Islamuddin, 2012: 259).
Menurut Ormrod (2009: 58), motivasi dikatakan sebagai sesuatu yang menghidupkan (energize), mengarahkan, dan mempertahankan perilaku. Motivasi membuat peserta didik bergerak, menempatkan mereka dalam suatu arah tertentu, dan menjaga mereka agar terus bergerak. Sedangkan Slavin (2011: 99) mendefinisikan motivasi adalah suatu proses internal yang mengaktifkan, menuntun, dan mempertahankan perilaku dari waktu ke waktu.   
Berdasarkan beberapa definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa motivasi adalah suatu dorongan yang menyebabkan seseorang melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu.

Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling memengaruhi. Belajar adalah perubahan tingkah laku secara relatif permanen dan secara potensial terjadi sebagai hasil praktik atau penguatan (reinforced practice) yang dilandasi tujuan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam proses belajar, motivasi sangat diperlukan, sebab seseorang yang tidak mempunyai motivasi dalam belajar, tak akan mungkin melakukan aktivitas belajar. Hal ini merupakan pertanda bahwa sesuatu yang akan dikerjakan itu tidak menyentuh kebutuhannya (Islamuddin, 2012: 259).
Hamzah (2016: 23) menjelaskan bahwa motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal pada peserta didik yang sedang belajar untuk mengadakan perubahan tingkah laku, pada umumnya dengan beberapa indikator atau unsur yang mendukung. Kemudian Slavin (2011: 100) menerangkan bahwa motivasi bukan hanya berperan penting dalam mengupayakan peserta didik terlibat ke dalam kegiatan akademis, tetapi juga dalam menentukan seberapa banyak akan dipelajari peserta didik dari kegiatan yang mereka lakukan atau dari informasi yang dihadapkan pada mereka.
 Peserta didik yang termotivasi untuk mempelajari sesuatu akan menggunakan proses kognitif yang lebih tinggi mempelajarinya dan menyerap dan mengingat lebih banyak darinya. Motivasi belajar dapat timbul karena faktor intrinsik, berupa hasrat dan keinginan berhasil dan dorongan kebutuhan belajar, harapan akan cita-cita. Sedangkan faktor ekstrinsiknya adalah adanya penghargaan, lingkungan belajar yang kondusif, dan kegiatan belajar yang menarik (Uno, 2016: 23).

Baca juga tulisan terkait Mencari Jenis-Jenis, Fungsi dan Peran Motivasi Belajar atau tulisan menarik lainnya di irfanrhid.id 

Sumber:

Islamuddin, Haryu, Psikologi Pendidikan, Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2012.
Khuluqo, Ihsana El, Belajar dan Pembelajaran: Konsep Dasar, Metode dan Aplikasi Nilai-Nilai Spiritualitas Dalam Proses Pembelajaran, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2017.
Ormrod, Jeanne Ellis, Psikologi Pendidikan: Membantu Siswa Tumbuh dan Berkembang Jilid 2, Jakarta: Penerbit Erlangga, 2009.
Slavin, Robert E., Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, Jakarta: PT Indeks, 2011

Syah, Muhibbin, Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2005.
Uno, Hamzah B., Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 2016.


Subscribe to receive free email updates: